UUI Lepas 166 Mahasiswa KKN ke Aceh Tengah

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan I Universitas UBudiyah Indonesia (UUI) diikuti sebanyak 166 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesahatan dan Fakultas Ilmu Komputer. Keberangkatan mereka ke lokasi KKN di Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah dilepas secara resmi oleh Ketua Yayasan UBudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST dan Rektor UUI Marniati MKes di kampus UUI, Minggu (13/4) lalu.

Rektor UUI Marniati MKes dalam sambutannya meminta mahasiswa sebagai peserta KKN untuk memahami bahwa pelaksanaan KKN merupakan tanggung jawab mahasiswa dalam melaksanakan salah satu tridarma perguruan tinggi. Untuk itu, dia beharap mahasiswa KKN UUI Angkatan I ini bisa memberikan potensi terbaiknya kepada masyarakat di lokasi KKN nanti.

Lebih lanjut, Rektor juga berpesan agar mahasiswa senantiasi menjaga sikap, nama baik universitas dan membina komunikasi yang positif dengan masyarakat di lokasi KKN. Sehingga pada akhirnya nanti akan melahirkan satu ikatan emosional yang kuat antara mahasiswa UUI dengan masyarakat setempat.

Mahasiswa peserta KKN diberangkatkan sekira pukul 21:00 dengan menggunakan armada bus dari Perum DAMRI Banda Aceh. Mereka tiba di Takengon sekira pukul 07:00 pagi. Sebelum acara serah terima, mereka diberi kesempatan untuk mengadakan kegiatan refreshing di sekitar obyek wisata Danau Laut Tawar.

Kehadiran mereka di lokasi KKN disambut secara resmi oleh Camat Kute Panang Ridwan Bantacut SE mewakili Bupati Aceh Tengah. Wakil Rektor I UUI, Agus Ariyanto SE MSi menyebutkan kehadiran mahasiswa mendapat sambutan hangat dari kalangan Camat dan jajaran Muspika setempat. Penyambutan digelar di Kantor Kecamatan setempat.

Pada kegiatan KKN di Kute Panang ini, mahasiswa UUI ditempatkan di 11 desa; diantaranya Atu Gogop, Lukup Sabun Barat, Ratawali, Pantan Sile, Buter Balik. Seusai acara serah terima dari Warek I UUI ke Camat Kute Panang, peserta KKN kemudian diantar ke desa masing-masing.

Warek I UUI Agus Ariyanto mengatakan memang ada beberapa persoalan yang mencuat selama tiga hari pertama pelaksanaan KKN. Misalnya adanya perbedaan persepsi antara kampung dan mahasiswa kita terkait dengan masalah biaya hidup. Akan tetapi, masalah itu sudah kita selesaikan. Demikian juga dengan kelompok mahasiswa yang harus dipindahkan dari Desa Moge ke Desa Tawar Mico.

Turut hadir ke lokasi KKN sejumlah dosen pembimbing lapangan diantaranya Jurnalis ST MBA, Fathia ST MEng, Anhar Nasution SH MH, Raudhatun Nuzul SST  Nuzulul Rahmi SST, dan kalangan panitia Vika SST, Fauziah Andika SST, dan Faradilla Safitri SST.

Dalam Minggu ke dua ini, sebagaimana arahan Rektor UUI Marniati MKes, pelaksanaan KKN akan dipertajam pada implementasi program kerja, khususnya yang didasarkan pada hasil mini lokakarya antara mahasiswa dengan masyarakat. Dari masalah yang diidentifikasi pada mini lokakarya itu diharapkan mahasiswa mampu melakukan intervensi dengan memberikan solusi terbaik guna menjawab persoalan yang ada di masyarakat