Dosen Tetap UUI Teken Kontrak

Rektor UUI Marniati MKes optimis universitas yang dipimpinnya akan mampu mencetak 10 guru besar pada tahun 2025 ini. Hal itu dikemukakannya saat menyaksikan acara penandatanganan kontrak dosen tetap UUI Senin (5/5/14) di ruang rapat.

Marniati MKes menyempatkan diri hadir menyaksikan acara penandatanganan kontrak dosen tetap sambil memberikan motivasi dan arahan kepada para dosen. Suasana penandatanganan kontrak tersebut berlangsung lancar dan penuh keakraban.

Mereka yang mengikat kontrak ini adalah dosen yang menempati jajaran struktural seperti Direktur SDM dan Keuangan Mastur Yahya SH MHum, Direktur Kemahasiswan, Alumni dan Career Center Jummaidi Saputra SH MH, Direktur Pusat Komputer, Tety Sriana ST MT, Direktur BJM Veri Yanti ST,  Direktur LPPM Amir Mukhlis ST MT,  Ketua Program Studi PGSD Said Aslan MPd, Ketua Prodi Manajemen Rifyal Dahlawy Halil SEI MSc, Ketua Prodi Akuntansi Rita Nengsih SE MSi, Ketua Prodi Teknik Arsitektur Doni Sumarto ST MT, Ketua Prodi Ilmu Hukum Anhar Nasution SH MH

Kontrak tersebut akan mengikat kedua belah pihak, yayasan dan dosen. Bagi yayasan antara lain berkewajiban memberikan gaji tetap dan tunjangan, perumahan dan menyediakan dana untuk pendidikan lanjut serta memberikan peluang untuk pengembangan karir dosen.

Sebaliknya, dosen berkewajiban memenuhi berbagai ketentuan dan mengikuti regulasi yang ditetapkan yayasan. Antara lain menjalankan tridarma perguruan tinggi: mengajar, meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat. Di samping itu, dosen juga dituntut memiliki loyalitas, professional dan tunduk pada peraturan yayasan untuk mewujudkan visi dan misi UUI menjadi World Class Cyber University (WCCU) pada 2025.

“Kontrak ini menjadi bukti bahwa para dosen yang kita rekrut memiliki komitmen yang tinggi untuk bersama-sama membesarkan Universitas UBudiyah Indonesia. Saya berharap ini akan menjadi langkah awal yang baik buat UUI dan pengembangan karir dosen ke depan,”kata Marniati didampingi Corporate Secretary UUI Erna Kurniawati SH. Dengan keberadaan para dosen tersebut, Marniati meyakini UUI sudah on the track dalam memperkuat fondasi pengembangan sumber daya manusia Aceh saat ini dan di masa mendatang.

Dia menambahkan, baik yayasan maupun rektorat UUI sangat konsen terhadap pengembangan karir dosen. Marniati menargetkan  pada 2019, UUI sudah memiliki dosen bergelar doctor. Untuk tahun ini, lanjutnya, UUI sedang menyekolahkan tujuh dosen ke jenjang master dan empat dosen akan melanjutkan program doctoral. Jumlah dosen yang akan melanjutkan ke program doctoral akan bertambah pada tahun 2015, jumlahnya diperkirakan mencapai 10 orang.  Pada sisi lain, UUI juga akan memfasilitasi pengurusan jabatan fungsional dosen, dengan demikian diharapkan pada tahun 2025 UUI bisa mencetak 10 guru besar dari sejumlah program studi yang ada.