Seminar Internasional, Universitas Ubudiyah Gaet Universitas Malaysia Perlis (Unimap) Dan Philippine Normal University

Dalam rangka mewujudkan visi menjadi World Class Cyber University pada tahun 2025, mulai tahun 2014 ini Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) akan menindaklanjuti dua nota kesepahaman (MoU) kerjasama dengan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan Philippine Normal University (PNU) Filipina menjadi Nota Kesepakatan (MoA). Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, penelitian dan publikasi jurnal internasional  serta mengangkat reputasi Ubudiyah di level ASEAN dan internasional

UUI melaksanakan dua kegiatan penting terkait dengan kerjasama internasional, yaitu seminar internasional dengan tema The Leader of Change yang menampil pembicara utama Vice Chancellor Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) Brig Jen Datuk Prof DR Kamarudin Hussin pada 7 Juni lalu di Ubudiyah Plenary Hall.

Pada kesempatan itu, Datuk Kamarudin juga mengemukakan inisiatif untuk membangun perkumpulan universitas di tingkat  Asia yang  fokus pada pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),yaitu  Asia Cyber University Forum (ACUF). Forum ini nantinya akan memposisikan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Universitas Gunadarma, Universiti Malaysia Perlis (Unimap) sebagai pendiri  bersama tiga universitas dari Negara lainnya, Forum nantinya  diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ICT bagi dunia pendidikan dan dunia usaha di daerah dan negara masing-masing.

Kerja Sama Penelitian dan Publikasi Jurnal

Sebagai wujud implementasi dari nota kesepahaman kerjasama  antara UUI dan Unimap, pada 17 Juni 2014 lalu juga digelar pelatihan penelitian ilmiah dan publikasi jurnal internasional kepada jajaran dosen UUI di Faculty Member Lounge, kampus UUI, Tibang, Banda Aceh. Dua pemateri dari UniMAP Dr Wan Khairulnizam Deputi Dean of Centre for Graduate Studies dan Dr Sharif Deputy Dean of School of Business Innovation and Technopreneurship tampil sebagai pemateri. Beberapa poin penting yang diberikan antara lain mengenai strategi untuk menemukan gap penelitian, survey literature, disain riset serta pemilihan metodologi penelitian yang sesuai dengan topik yang akan diteliti.

IMIEJS2014 dan MoU dengan AIT Irlandia

Rektor UUI Marniati MKes dijadwalkan menghadiri sebagai Pemakalah pada the 4th International Malaysia-Ireland Joint Symposium on Engineering, Science and Business (IMiEJS) 25-26 Juni 2014 di Penang, Malaysia. Ajang konferensi tahunan yang digelar atas kerja sama Athlon Institute of Technology (AIT), UniMAP dan Kementerian Pendidikan Malaysia ini merupakan ajang disseminasi hasil riset di bidang teknik, sains, bisnis dan kewirausahaan. Pada konferensi ini Rektor UUI akan memaparkan artikelnya tentang temuan empiris tentang keterlibatan masyarakat dalam program eliminasi Malaria dan kaitannya dengan promosi kesehatan bagi masyarakat. Di sela-sela konferensi ini juga akan digelar satu sesi khusus untuk penandatanganan MoU antara Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dengan Athlon Institute of Technology (AIT) Irlandia.

Seminar Internasional tentang Pendidikan

Wakil Rektor Philippine Normal University (PNU) Prof Dr Larry A Gabao berbagi kepakaran dengan kalangan dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), serta sejumlah Dosen, mahasiswa PTS dan PTN lainnya yang ada di Aceh. Pada Seminar Internasional tentang Pendidikan yang berlangsung Kamis (18/6) lalu di Plenary Hall Ubudiyah. Larry ditemani dua pakar lainnya, Dr Maria Elvira Asuan dan Dr Bert J Tuga.

Dalam paparannya Profesor Larry antara lain mengungkapkan pentingnya kurikulum bagi satu institusi pendidikan. Pengembangan kurikulum, selain didasarkan pada kerangka kualifikasi yang ditetapkan pemerintah, rujukan yang juga penting dipertimbangkan adalah Visi dan Misi satu intitusi pendidikan. PNU sebagai perguruan tinggi yang mengkhususkan diri pada pendidikan dan ditetapkan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan guru, memiliki pengalaman panjang sejak didirikan pada tahun 1901 dan memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan di Filipina.

Pada kesempatan terpisah Prof Dr Larry dan dua rekannya juga turut meluangkan waktu secara khusus mengadakan sharing dan tinjauan terhadap kurikulum S-1 Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). Hasil itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan PGSD UUI sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan ,serta memberi pelatihan metode mengajar yang Interaktif  kepada seluruh Dosen UUI untuk memperkuat sisi kompetensi dosen UUI dengan titik berat pada penguasaan atas pengetahuan materi dengan pedagogi.

Dalam rangka mewujudkan visi menjadi World Class Cyber University pada tahun 2025, mulai tahun 2014 ini Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) akan menindaklanjuti dua nota kesepahaman (MoU) kerjasama dengan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan Philippine Normal University (PNU) Filipina menjadi Nota Kesepakatan (MoA). Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, penelitian dan publikasi jurnal internasional  serta mengangkat reputasi Ubudiyah di level ASEAN dan internasional.   

UUI melaksanakan dua kegiatan penting terkait dengan kerjasama internasional, yaitu seminar internasional dengan tema The Leader of Change yang menampil pembicara utama Vice Chancellor Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) Brig Jen Datuk Prof DR Kamarudin Hussin pada 7 Juni lalu di Ubudiyah Plenary Hall.

Pada kesempatan itu, Datuk Kamarudin juga mengemukakan inisiatif untuk membangun perkumpulan universitas di tingkat  Asia yang  fokus pada pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),yaitu  Asia Cyber University Forum (ACUF). Forum ini nantinya akan memposisikan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Universitas Gunadarma, Universiti Malaysia Perlis (Unimap) sebagai pendiri  bersama tiga universitas dari Negara lainnya, Forum nantinya  diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ICT bagi dunia pendidikan dan dunia usaha di daerah dan negara masing-masing.

Kerja Sama Penelitian dan Publikasi Jurnal

Sebagai wujud implementasi dari nota kesepahaman kerjasama  antara UUI dan Unimap, pada 17 Juni 2014 lalu juga digelar pelatihan penelitian ilmiah dan publikasi jurnal internasional kepada jajaran dosen UUI di Faculty Member Lounge, kampus UUI, Tibang, Banda Aceh. Dua pemateri dari UniMAP Dr Wan Khairulnizam Deputi Dean of Centre for Graduate Studies dan Dr Sharif Deputy Dean of School of Business Innovation and Technopreneurship tampil sebagai pemateri. Beberapa poin penting yang diberikan antara lain mengenai strategi untuk menemukan gap penelitian, survey literature, disain riset serta pemilihan metodologi penelitian yang sesuai dengan topik yang akan diteliti.

IMIEJS2014 dan MoU dengan AIT Irlandia

Rektor UUI Marniati MKes dijadwalkan menghadiri sebagai Pemakalah pada the 4th International Malaysia-Ireland Joint Symposium on Engineering, Science and Business (IMiEJS) 25-26 Juni 2014 di Penang, Malaysia. Ajang konferensi tahunan yang digelar atas kerja sama Athlon Institute of Technology (AIT), UniMAP dan Kementerian Pendidikan Malaysia ini merupakan ajang disseminasi hasil riset di bidang teknik, sains, bisnis dan kewirausahaan. Pada konferensi ini Rektor UUI akan memaparkan artikelnya tentang temuan empiris tentang keterlibatan masyarakat dalam program eliminasi Malaria dan kaitannya dengan promosi kesehatan bagi masyarakat. Di sela-sela konferensi ini juga akan digelar satu sesi khusus untuk penandatanganan MoU antara Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dengan Athlon Institute of Technology (AIT) Irlandia.

Seminar Internasional tentang Pendidikan

Wakil Rektor Philippine Normal University (PNU) Prof Dr Larry A Gabao berbagi kepakaran dengan kalangan dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), serta sejumlah Dosen, mahasiswa PTS dan PTN lainnya yang ada di Aceh. Pada Seminar Internasional tentang Pendidikan yang berlangsung Kamis (18/6) lalu di Plenary Hall Ubudiyah. Larry ditemani dua pakar lainnya, Dr Maria Elvira Asuan dan Dr Bert J Tuga.

Dalam paparannya Profesor Larry antara lain mengungkapkan pentingnya kurikulum bagi satu institusi pendidikan. Pengembangan kurikulum, selain didasarkan pada kerangka kualifikasi yang ditetapkan pemerintah, rujukan yang juga penting dipertimbangkan adalah Visi dan Misi satu intitusi pendidikan. PNU sebagai perguruan tinggi yang mengkhususkan diri pada pendidikan dan ditetapkan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan guru, memiliki pengalaman panjang sejak didirikan pada tahun 1901 dan memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan di Filipina.

Pada kesempatan terpisah Prof Dr Larry dan dua rekannya juga turut meluangkan waktu secara khusus mengadakan sharing dan tinjauan terhadap kurikulum S-1 Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). Hasil itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan PGSD UUI sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan ,serta memberi pelatihan metode mengajar yang Interaktif  kepada seluruh Dosen UUI untuk memperkuat sisi kompetensi dosen UUI dengan titik berat pada penguasaan atas pengetahuan materi dengan pedagogi.

Dr. Larry

Rektor UUI Marniati MKes bersama Wakil Rektor dan  para direktur dalam pertemuan resmi dengan Wakil Presiden PNU Pror Dr Larry A Gabao juga membicarakan poin-poin penting sebagai tindak lanjut MoU setahun lalu yang ditandatangani bersama pada Asia University President Forum (AUPF) di Langkawi, Malaysia. Beberapa poin yang disepakati adalah: (1) Kursus singkat (short course) bagi dosen UUI, (2) Pengiriman Mahasiswa PGSD untuk belajar 1-2 Semester pada program Bachelor of Primary Education PNU, (3) Pengembangan Pusat Pelatihan Bahasa Inggris Dengan pengajar dari Philipine, (4) Pelatihan Guru-Guru dan Kepala Sekolah di Aceh dalam rangka meningkatkan kualitas Guru Aceh , (5) Pendirian Foreign Centre sebagai pusat pertukaran informasi kedua  Universitas dan Negara terutama Informasi tentang Provinsi Aceh ada di Philipine dan dan juga sebalik nya .

Seminar Internasional, Universitas Ubudiyah Gaet Universitas Malaysia Perlis (Unimap) Dan Philippine Normal UniversityPosts by | 01-07-2014   05:40:37 WIB |dilihat 1501 kali

Dalam rangka mewujudkan visi menjadi World Class Cyber University pada tahun 2025, mulai tahun 2014 ini Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) akan menindaklanjuti dua nota kesepahaman (MoU) kerjasama dengan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan Philippine Normal University (PNU) Filipina menjadi Nota Kesepakatan (MoA). Kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, penelitian dan publikasi jurnal internasional  serta mengangkat reputasi Ubudiyah di level ASEAN dan internasional.   

seminar UNIMAP

UUI melaksanakan dua kegiatan penting terkait dengan kerjasama internasional, yaitu seminar internasional dengan tema The Leader of Change yang menampil pembicara utama Vice Chancellor Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) Brig Jen Datuk Prof DR Kamarudin Hussin pada 7 Juni lalu di Ubudiyah Plenary Hall.

Pada kesempatan itu, Datuk Kamarudin juga mengemukakan inisiatif untuk membangun perkumpulan universitas di tingkat  Asia yang  fokus pada pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),yaitu  Asia Cyber University Forum (ACUF). Forum ini nantinya akan memposisikan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Universitas Gunadarma, Universiti Malaysia Perlis (Unimap) sebagai pendiri  bersama tiga universitas dari Negara lainnya, Forum nantinya  diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ICT bagi dunia pendidikan dan dunia usaha di daerah dan negara masing-masing.

Kerja Sama Penelitian dan Publikasi Jurnal

Sebagai wujud implementasi dari nota kesepahaman kerjasama  antara UUI dan Unimap, pada 17 Juni 2014 lalu juga digelar pelatihan penelitian ilmiah dan publikasi jurnal internasional kepada jajaran dosen UUI di Faculty Member Lounge, kampus UUI, Tibang, Banda Aceh. Dua pemateri dari UniMAP Dr Wan Khairulnizam Deputi Dean of Centre for Graduate Studies dan Dr Sharif Deputy Dean of School of Business Innovation and Technopreneurship tampil sebagai pemateri. Beberapa poin penting yang diberikan antara lain mengenai strategi untuk menemukan gap penelitian, survey literature, disain riset serta pemilihan metodologi penelitian yang sesuai dengan topik yang akan diteliti.

pelatihan dari UNIMAP

IMIEJS2014 dan MoU dengan AIT Irlandia

Rektor UUI Marniati MKes dijadwalkan menghadiri sebagai Pemakalah pada the 4th International Malaysia-Ireland Joint Symposium on Engineering, Science and Business (IMiEJS) 25-26 Juni 2014 di Penang, Malaysia. Ajang konferensi tahunan yang digelar atas kerja sama Athlon Institute of Technology (AIT), UniMAP dan Kementerian Pendidikan Malaysia ini merupakan ajang disseminasi hasil riset di bidang teknik, sains, bisnis dan kewirausahaan. Pada konferensi ini Rektor UUI akan memaparkan artikelnya tentang temuan empiris tentang keterlibatan masyarakat dalam program eliminasi Malaria dan kaitannya dengan promosi kesehatan bagi masyarakat. Di sela-sela konferensi ini juga akan digelar satu sesi khusus untuk penandatanganan MoU antara Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dengan Athlon Institute of Technology (AIT) Irlandia.

Seminar Internasional tentang Pendidikan

Wakil Rektor Philippine Normal University (PNU) Prof Dr Larry A Gabao berbagi kepakaran dengan kalangan dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), serta sejumlah Dosen, mahasiswa PTS dan PTN lainnya yang ada di Aceh. Pada Seminar Internasional tentang Pendidikan yang berlangsung Kamis (18/6) lalu di Plenary Hall Ubudiyah. Larry ditemani dua pakar lainnya, Dr Maria Elvira Asuan dan Dr Bert J Tuga.

Dalam paparannya Profesor Larry antara lain mengungkapkan pentingnya kurikulum bagi satu institusi pendidikan. Pengembangan kurikulum, selain didasarkan pada kerangka kualifikasi yang ditetapkan pemerintah, rujukan yang juga penting dipertimbangkan adalah Visi dan Misi satu intitusi pendidikan. PNU sebagai perguruan tinggi yang mengkhususkan diri pada pendidikan dan ditetapkan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan guru, memiliki pengalaman panjang sejak didirikan pada tahun 1901 dan memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan di Filipina.

Pada kesempatan terpisah Prof Dr Larry dan dua rekannya juga turut meluangkan waktu secara khusus mengadakan sharing dan tinjauan terhadap kurikulum S-1 Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). Hasil itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan PGSD UUI sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia pendidikan ,serta memberi pelatihan metode mengajar yang Interaktif  kepada seluruh Dosen UUI untuk memperkuat sisi kompetensi dosen UUI dengan titik berat pada penguasaan atas pengetahuan materi dengan pedagogi.

Rektor UUI Marniati MKes bersama Wakil Rektor dan  para direktur dalam pertemuan resmi dengan Wakil Presiden PNU Pror Dr Larry A Gabao juga membicarakan poin-poin penting sebagai tindak lanjut MoU setahun lalu yang ditandatangani bersama pada Asia University President Forum (AUPF) di Langkawi, Malaysia. Beberapa poin yang disepakati adalah: (1) Kursus singkat (short course) bagi dosen UUI, (2) Pengiriman Mahasiswa PGSD untuk belajar 1-2 Semester pada program Bachelor of Primary Education PNU, (3) Pengembangan Pusat Pelatihan Bahasa Inggris Dengan pengajar dari Philipine, (4) Pelatihan Guru-Guru dan Kepala Sekolah di Aceh dalam rangka meningkatkan kualitas Guru Aceh , (5) Pendirian Foreign Centre sebagai pusat pertukaran informasi kedua  Universitas dan Negara terutama Informasi tentang Provinsi Aceh ada di Philipine dan dan juga sebalik nya .

Tindak lanjut dari MoU itu nantinya dirincikan dalam Memorandum of Agreement (MoA) yang akan ditandatangani oleh Rektor UUI Marniati MKes bersama Ketua Yayasan ubudiyah Dedi Zefrizal ST, direktur kerjasama Internasional UUI Ferdi Nazirun sijabat SE,Msc,Mgt  dan Presiden PNU DR Elena di Manila pada 19 September 2014. MoA ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum penyelenggaraan ASEAN Teachers Education Network yang diikuti seluruh universitas yang menjadi pusat pelatihan guru di 10 negara ASEAN plus Australia, Jepang dan Korea Selatan.

Larry dalam kunjungannya selama lima hari di Aceh, juga sempat mengadakan audiensi dengan jajaran pimpinan DPRA dan Dinas Pendidikan Aceh untuk memaparkan kemungkinan kerja sama pendidikan guru. Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Wakil Ketua Sulaiman Abda, Ketua Komisi A Nuruzahri dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Anas M Adam, Ketua yayasan Ubudiyah Dedi zefrizal ST, Rektor UUI, dan Wakil rektor bidang akademik , dalam sambutan nya Ketua Dewan secara general menyambut baik tawaran PNU yang konsen terhadap pendidikan guru, dan berharap kualitas guru aceh dapat ditingkatkan , dan Rektor UUI menyampaikan bahwa  Provinsi Aceh Perlu menyusun kembali Rencana Strategi jangka panjang  Arah Pendidikan aceh untuk  25 tahun kedepan dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MAE) 2015,  sementara Kepala Dinas Pendidikan akan mempelajari terlebih dahulu tawaran dari PNU karena pada saat ini  pihaknya sudah menjalankan bentuk kerjasama yang serupa dengan sejumlah perguruan tinggi dan institusi di Malaysia.

Lebih lanjut Rektor UUI Marniati M.Kes menegaskan bahwa kerjasama dengan UniMAP dan PNU merupakan langkah strategis Ubudiyah mewujudkan visi menjadi World Class Cyber Univerisity pada 2025 dan menyambut tahun integrasi ASEAN menjadi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015 nanti.