Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Dan Athlone Institute Of Technology (AIT) Irlandia Teken Mou Kerja Sama

Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) terus memperluas jaringan kerja sama  internasional dalam rangka memperkuat posisi universitas ini di level daerah, nasional maupun internasional yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Athlone Institute of Technology (AIT) Irlandia di sela-sela pelaksanaan 4th International Malaysia Ireland Joint Symposium on Engineering, Science and Business (IMiEJS) di Hydro Hotel, Batu Feringghi, Penang, Malaysia. Hal ini sejalan dengan Visi UUI 2025 menjadi World Class Cyber University (WCCU) pada kesempatan ini rektor UUI menjadi tamu kehormatan ikut sebagai Pembuka acara (IMiEJS) di Hydro Hotel, Batu Feringghi, Penang,

Prosesi penandatanganan MoU oleh Rektor UUI Marniati MKes dan Presiden AIT Prof Prof. Ciarán Ó Catháin turut disaksikan Duta Besar Irlandia untuk Malaysia dan Thailand Delcan Kelly, Vice Chancellor Unimap Brigjen Datuk Prof DR Kamarudin Hussin, dan Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST.

Berdasarkan MoU keduabelah pihak menyepakati sejumlah poin kerja sama yang meliputi kerja sama riset, konferensi, simposium internasional dan publikasi ilmiah di jurnal internasional yang terindeks scopus dan ISI , bidang akademik seperti pengirimanan mahasiswa dan dosen UUI untuk belajar di AIT, serta kerja sama di bidang seni dan kebudayaan.

AIT kata O Cathain memiliki keunggulan di bidang teknik, kesehatan dan manajemen, secara umum program studi yang dimiliki AIT dapat bersinergi dengan program studi UUI. Lebih lanjut pihaknya kata O Cathain komit untuk membantu pengembangan kualitas pembelajaran dan penelitian di UUI, sehingga dapat mewujudkan visinya menjadi universitas cyber berkelas dunia.

O Cathain juga merencanakan kunjungan perdananya ke UUI pada Oktober nanti bersama VC Unimap Datuk Kamarudin Hussin. Agenda kunjungan itu nantinya akan difokuskan pada pembahasan mendetil tentang poin-poin kerja sama yang akan direalisasikan ke dalam nota kesepakatan (MoA). Diharapkan pada februari 2015, implementasi kerja sama dua universitas ini dapat dimulai dengan penyelengaraan 1th International Indonesia – irlandia Joint Symposium on Science ,teknologi ,public health, and Business.

Menimpali paparan mitranya itu, Rektor UUI Marniati MKes menyatakan pihaknya menyambut gembira sambutan positif  Prof O Cathain, dan siap menerima kunjungan pakar di bidang hospitality managementtersebut. “Sambutan Prof O Cathain dan AIT cukup positif, responnya cukup cepat. Karena beliau ingin  kerja sama ini bisa segera ditindaklanjuti Pada intinya kerja sama ini diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak, bagi UUI ini peluang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,”kata Marniati sesuai acara penandatangan MoU. Dia juga memberikan apresiasi kepada Datuk VC Unimap Prof Kamarudin Hussin dan staf Unimap yang telah memfasilitasi berlangsungnya MoU dengan AIT tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia (YUI) Dedi Zefrizal ST juga menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan MoU itu. Dia berharap kesepahaman tersebut akan menjadi fondasi yang kuat untuk mewujudkan berbagai kerja sama strategis antara kedua universitas, terutama dalam mengembangkan riset-riset yang memiliki impact tinggi dan mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat di Aceh khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

Tamu Kehormatan

Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST dan Rektor UUI Marniati MKes menjadi tamu kehormatan pada acara  penyambutan kedatangan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Investasi Malaysia Datuk Seri Mustapa Mohamed, 26 Juni 2014 lalu di aula Perpustakaan Syed Faizuddin Putra Unimap  yang sekaligus acara penandatanganan MoU antara Unimap dengan lima perusahaan di bidang engineering, eksport dan manufaktur

Usai acara tersebut, Ketua Yayasan Dedi Zefrizal ST dan Rektor UUI Marniati MKes mendapat kesempatan bertatap muka dan berbincang dengan Menteri Mustapa Mohamed dan menjelaskan kondisi Aceh saat ini dan perkembangan dunia investasi di Aceh yang secara perlahan mulai bangkit pasca tsunami. Marniati berharap suatu waktu nanti Menteri Mustapa bisa berkunjung ke Aceh dan menjadi tamu kehormatan di Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI).

Kunjungi Agrotech Unimap

Dalam lawatan ke Unimap baru-baru ini, delegasi UUI yang terdiri dari Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal, Rektor UUI Marniati MKes dan Direktur Media dan Publikasi UUI Ferdi Nazirun Sijabat MSc.Mgt berkesempatan mengunjungi kawasan pertanian Mangga Harum Manis yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Lestari Unimap. Di kawasan seluas 21 Hektar ini ditanami sekitar 10.000 pohon Mangga dalam 80 Green House.

Prof Md Nor Jafar kepada delegasi UUI menjelaskan proyek ini merupakan hasil kerjasama antara Unimap dengan dukungan investasi dari pihak industry dan Northern Corridor Economic Region (NCER). Proyek ini menelan investasi sebesar RM 21 Juta. Dengan konsep digital farming dan penanaman Mangga di dalam green house ini dapat menghasilkan sepanjang tahun, tidak mengenal musim. Disamping itu kualitas rasa, ukuran, dan warna kulit buah juga dapat diubah. Penggunaan teknologi ini kata Prof Md Nor mampu meningkatkan harg jual Mangga harum manis menjadi RM 30 (RP 90.000) per kg, ini nantinya akan menjadi komoditas ekspor Malaysia ke Jepang dan Australia.

Pada kesempatan yang sama UUI dan Unimap sepakat  akan Mengirimkan Dosen Pengajar  Ke Universitas Ubudiyah Pada tahun ajaran Baru September 2014 nanti Untuk joint research dan  mengampu beberapa mata kuliah pada semua Jurusan yang sama baik untuk mahasiswa baru maupun mahasiswa lama dengan tujuan dapat memperbaiki kualitas Lulusan UUI kedepan serta pengembangan wawasan baru bagi mahasiswa di universitas Ubudiyah Indonesia.

Rapat kordinasi rencana strategis UUI

Pertemuan Rektor UUI dengan beberapa Rektor dari Universitas Luar negeri Memberi warna Tersendiri dalam Rangka Mengembangkan arah capaian Universitas Ubudiyah Indonesia 2025 , 10 tahun yang akan Datang , Rektor universitas UUI Marniati Menegaskan bahwa  Pengalaman tersebut akan menjadi salah satu Agenda Pembahasan pada Rapat kordinasi Pengurus UUI  dalam penyusunan rencana  Strategis 2025 yang akan diselengarakan pada tanggal 8 dan 9 2014  di hermes palace, melihat dari analisis swot sekarang ini UUI akan memiliki tiga focus Utama dalam pengembangan renstra tersebut terutama Isu tentang Pengembangan Sumber daya manusia yang dipandang sebagai pengaruh Utama dalam meningkatkan kualitas Lulusan UUI,  kedua Isu tentang Penelitian yang memiliki impac yang tinggi dan  rencana induk Penelitian yang akan datang, serta Isu Kerjasama Internasional menuju word class cyber University serta Capaian Akreditasi 10 tahun kedepan baik tingkat nasional maupun Akreditasi Internasional.