Kiprah Dosen dan Mahasiswa UUI di Asia Summer Program

Dosen Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Jurnalis ST MBA menorehkan prestasi gemilang di ajang Asia Summer Program (ASP) 2014, ia terpilih sebagai Juara dalam sayembara Writing Contest ASP 2014. Atas hasil itu, Jurnalis diganjar dengan sejumlah hadiah dan souvenir serta uang senilai RM 1000. Selain Jurnalis, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UUI Fakhrul Razi juga berhasil mendapatkan penghargaan dari Panitia ASP atas keaktifan dan kontribusinya selama mengikuti kegiatan ASP.

Selama hampir sebulan penuh mengikuti kegiatan Asia Summer Program (ASP), diakui Jurnalis penghargaan yang diraih dari kejuaraan Writing Contest ini satu catatan sejarah tersendiri. Pasalnya, even ini adalah keikutsertaannya yang pertama kali di ajang internasional, demikian juga halnya bagi UUI yang mendapat kesempatan setelah berafiliasi dengan Asia University Presiden Forum (AUPF) setahun lalu.

“Syukur walaupun UUI hanya diwakili satu dosen dan tiga mahasiswa, kita masih bisa membawa nama harum Ubudiyah di kancah international,”ujar Jurnalis melalui Surat Elektronik, Sabtu (23/8) seusai mengikuti acara seremoni penutupan Asia Summer Program (ASP) 2014 di kampus Unimap.

Sehari sebelum acara penutupan digelar, Jurnalis juga mendapat kesempatan tampil pada program wawancara dengan peserta ASP yang digelar Radio Unimap FM. Dalam paparannya di program wawancara itu, Jurnalis atara lain memaparkan tentang visi misi Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dan upaya dalam membangun sumberdaya manusia di Aceh. Dia juga memanfaatkan kesempatan  untuk mempromosikan Aceh, terutama mengenai sector pariwisata yang belakangan ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, dalam maupun luar negeri.

Diakui Jurnalis, banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang didapat dari  kegiatan tersebut, misalnya dalam hal membangun networking dengan sesama dosen dari sejumlah universitas yang ikut serta di ASP, antara lain dari China, Bangladesh, Jepang, Malaysia, Thailand, Filipina maupun AS.

Sejak dibuka secara resmi pada 5 Agustus lalu, para peserta ASP baik dosen maupun mahasiswa mengikuti sejumlah kegiatan, baik yang bersifat akademik maupun kegiatan ekstra dan social lainnya seperti lawatan ke istana Arau, kunjungan situs gua kelam dan menjajal olah raga Wood Ball yang menjadi salah satu olah raga unggulan di Unimap.

Mengayuh sepeda di sekitar kawasan Sungai Chuchuh sambil memberikan donasi kepada warga kurang mampu juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Yang paling menantang dari kegiatan itu adalah ketika dosen dan mahasiswa diperkenalkan dengan budaya melayu. Misalnya mereka diajak ikut demo membuat canai, dan mengolah the tarik.

Pertontonkan Kebolehan Main Debus

Sementara itu, mahasiswa UUI Fakhrul Razi juga unjuk kebolehan bermain debus dihadapan Raja Muda Perlis Tuanku Faizuddin Putra Jamalullail. Atraksi Razi ini mampu menarik perhatian Tuanku Raja dan sejumlah hadirin dan peserta ASP. Pasalnya, apa yang ditampilkan Razi menjadi kejutan yang tak disangka oleh panitia maupun peserta.

Bagi Razi, momen penting lainnya yang cukup mengesankan adalah ketika menjadi pemegang bendera pada saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 yang digelar secara sederhana oleh mahasiswa dan dosen UUI serta sejumlah peserta ASP lainnya dari Indonesia. Peringatan HUT RI yang digelar di kampus Unimap itu juga dihadiri langsung oleh Vice Chancellor Unimap Brig.Jen Datuk Prof Dr Kamarudin Hussin.

Senada dengan Razi, dua mahasiswi UUI lainnya Putri Damayanti dan Diana Lestari mengatakan kegiatan ASP ini cukup bermanfaat. Di sini, selain ditempa secara akademik mereka juga berkesempatan menjalin pertemanan dengan para peserta dari berbagai negara. Bahkan, ajang ini oleh Putrid an Diana dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris. Di samping itu, kegiatan-kegiatan social dan budaya yang digelar sepanjang kegiatan ASP membuat mereka kian sadar mengenai keragaman budaya, bahasa dan sikap dari masing-masing peserta.

Rektor UUI Marniati MKes memberikan apresiasi atas kiprah dan prestasi yang diraih Dosen UUI Jurnalis ST, MBA dan kontribusi ketiga mahasiswa UUI di ajang ASP tahun ini. Marniati menyebutkan prestasi  ini telah mengharumkan nama UUI di level internasional dan juga telah memberikan kontribusi dalam memperkenalkan Aceh kepada mahasiswa dan dosen yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya beserta seluruh civitas akademika UUI menyambut gembira, bahwa keikutsertaan UUI di ASP ini bukan sekedar pelengkap. Karena kiprah dan kontribusi dosen serta mahasiswa UUI di ASP tahun ini cukup memuaskan. Mereka telah melakukan yang terbaik yang mereka mampu, saya ucapkan selamat. Semoga tahun-tahun mendatang, UUI bisa terus ikut serta di even ini,”tutur Marniati.

Dikatakannya, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat dan motivasi bagi dosen-dosen UUI lainnya untuk dapat berpartisipasi pada kegiatan serupa pada tahun 2015 nanti. Berdasarkan informasi dari panitia ASP-Unimap, kegiatan ini tahun depan bakal digelar di Josai University, Jepang. UUI menargetkan akan mengirimkan lima mahasiswa ke ajang ASP 2015. Di jajaran pimpinan universitas, Rektor UUI dan Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia juga bakal menghadiri pertemuan tahunan Asia University President Forum pada Oktober tahun ini di Bangkok, Thailand.  Tuan rumah penyelenggaraan AUPF tahun ini dipercayakan kepada Christian University of Thailand.

Rektor UUI menambahkan kegiatan pertukaran pelajara dan dosen UUI di level internasional ini menjadi fokus utama UUI pada tahun-tahun mendatang. Di samping itu, beberapa program lainnya yang segera direalisasikan adalah kerjasama riset dan pertukaran dosen dengan Universiti Malaysia Perlis (Unimap).