Menggugah Motivasi Masyarakat Untuk Berusaha

Menjadi satu kehormatan bagi Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) bisa menjalin kerjasama dengan PNPM Aceh besar dalam mengadakan pelatihan motivasi kewirausahaan bagi pelaku usaha mikro dari Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar Para peserta umumnya adalah ibu-ibu rumah tangga. Mereka selama ini sudah menjalankan berbagai usaha berbasis rumah tangga, seperti membuat kue dan kerajinan tangan berskala kecil. Namun usaha mereka masih belum solid dan tidak begitu berkembang.

Wakil Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia Agus Ariyanto, SE, MSi yang juga Ketua Panitia Pelatihan tersebut, Sabtu, 9 Agutus 2014 menyatakan inisiatif mengadakan pelatihan ini sebenarnya datang dari masyarakat sendiri. “Mereka datang ke kampus Ubudiyah menjumpai kita di sini. Mereka tanya, apa yang bisa Ubudiyah bantu untuk pelatihan kewirausahaan,”papar Agus. Dari permintaan itulah, kemudian disepakati untuk mengadakan pelatihan motivasi kewirausahaan.

Pelatihan itu sendiri kata Agus dibagi dalam dua tahap, tahap pertama berlangsung dari 23-24 Juni 2014 yang diikuti oleh masyarakat dari dua desa: Lamgapang dan Gla Deah. Sedangkan di tahap kedua, diikuti oleh kelompok masyarakat dari dua desa lainnya: Meunasah Intan dan Desa Lueng Ie. Pelatihan selama enam hari ini difasilitasi oleh dosen Fakultas Ekonomi UUI, Rita Nengsih SE MSi.Ak, Zenitha Maulida, SE, MSi dan Rifyal Dahlawi Chalil SEI, MSi

Selain motivasi wirausaha, para peserta juga dibekali dengan teknik analisa usaha dan strategi pemasaran; bagaiamana membangun mereka, mengemas produk dan menentukan pasar dan menguasai pasar sesuai dengan produk yang ditawarkan.  Pada pelatihan itu mereka juga diminta membentuk kelompok dan kemudian mulai mengembangkan ide bisnisnya. Hasilnya setelah mengikuti pelatihan mereka sudah memiliki gagasan bisnis untuk dikembangkan oleh masing-masing kelompok. Untuk realisasi kegiatan bisnis tersebut, mereka akan difasilitasi oleh PNPM Aceh Besar.

Dari pelatihan ini juga terungkap betapa masyarakat di kawasan tersebut sebenarnya memiliki motivasi yang kuat untuk mengembangkan usaha mikro berbasis rumah tangga. Hanya sayangnya, potensi mereka selama ini masih belum mencuat kepermukaan. Dengan adanya fasilitasi dari kalangan PNPM dan perguruan tinggi, diharapkan mereka tidak hanya eksis sebagai pengusaha di sector mikro tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat lainnya untuk berusaha dan mengubah nasib mereka, dan berkontribusi bagi kemajuan desa dan kecamatannya.

Ditambahkan Agus, masyarakat cukup puas dengan pelatihan yang diadakan di Ubudiyah. Mereka mengaku selama mengikuti pelatihan di Ubudiyah, selain mendapatkan pencerahan juga dapat menikmati pelatihan di gedung yang representative dan dilengkapi dengan teknologi multimedia.

Rektor UUI Sambut Positif

Rektor UUI Marniati MKes memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya Ubudiyah sebagai universitas termuda di Aceh bahkan di Indonesia perlu membuktikan kepada public bahwa institusi ini mampu memberikan kontribusi terbaiknya. Terutama dalam meningkatkan sumber daya manusia di Aceh.”Peningkatan sumber daya manusia, baik dalam lingkup formal maupun non-formal adalah misi yang diemban Ubudiyah dari sejak awal pendiriannya. Jadi kegiatan seperti ini hasil kerjasama dengan masyarakat dan PNPM Aceh Besar patut diapresiasi. Ini menjadi torehan sejarah tersendiri bagi UUI, karena masyarakat sendiri yang berinisiatif menawarkan kerjasama dengan UUI,”tutur Marniati.

Ditambahkannya, dewasa ini dengan pesatnya perkembangan dunia usaha dan tantangan persaiangan global yang kian pesat. UUI terus membuka diri untuk bekerjasama dengan organisasi pemerintahan dan kemasyarakatan, baik dalam hal pengembangan kewirausahaan, pelatihan teknologi informasi dan komunikasi maupun dibidang bidang kesehatan. Diharapkan ke depan berbagai kerjasama baik yang bersifat local,nasional maupun internasional dapat dilaksanakan lebih intensif lagi di UUI.