Perusahaan Korea Akan Bangun Pabrik Bio-Oil di Pijay

gaa

BANDA ACEH – Dua perusahaan dari Korea, Goka dan Samnyong, memastikan akan menanamkan investasinya di kawasan Pante Raja, Pidie Jaya, dengan membangun pabrik bio-oil, yaitu bahan bakar alternatif hasil dari pengolahan minyak nabati.

Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Nurdin F Joes mengatakan, hal ini disampaikan pihak investor Group Goka dan Samnyong dipimpin Mr Jang Eun Seong di ruang Rapat Wagub AcehBanda Aceh, Selasa (21/1). Menurutnya, kedatangan investor Korea ini untuk melapor kepada Wagub Aceh, sekaligus memastikan keseriusan mereka berinvestasi di Pijay.

“Pihak kedua perusahaan Korea ini memastikan akan memulai pembangunan pabrik bio-oil di Pante Raja, Pijay, pada 5 Maret 2014. Melalui pabrik ini, dengan bahan mentah minyak sawit (CPO), nantinya akan dapat diolah menjadi BBM kenderaan, BBM pesawat, dan sebagainya,” tulis Nurdin F Joes lewat siaran pers kepada Serambi kemarin mengutip hasil pertemuan tersebut.

Menurut Nurdin, proyek itu akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dengan nilai investasi per tahun mencapai Rp 550 miliar. Selain itu, juga akan dibangun pelabuhan khusus untuk memudahkan pengangkutan bahan mentah dan hasil produksi via laut yang juga untuk diekspor.

Menanggapi hal ini, kata Nurdin, Wagub menyambut baik dan berterimakasih atas rencana investor Korea itu. Bahkan Muzakir berharap investor dari negeri ginseng ini juga bisa berinvestasi di seluruh Aceh, misalnya di bidang perkebunan, perikanan, dan agroindustri.

Khusus untuk daerah kepulauan di Aceh, seperti Simeulue, Sabang, dan Pulau Banyak, Singkil, Wagub berharap investor menginvestasikan untuk pembangunan solar cell atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Di samping itu, investor Korea hendaknya membangun kantor di Aceh. “Ini menjadi penting untuk meningkatkan investasi dan kerja sama Aceh-Korea yang lebih semarak lagi ke depan,” kata Wagub.

Nurdin menambahkan selain dirinya, dalam pertemuan itu antara lain juga hadir Asisten II Setda Aceh Said Mustafa, Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh, Iskandar, Kepala Bappeda Aceh, Abubakar Karim, Kadishub Komintel, Aceh Said Rasul, dan Wakil Bupati Pijay, Said Mulyadi.(sal/rel)