Rektor Targetkan UUI Sumbang 50 Artikel Terindeks Scopus Tahun 2015

Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Marniati MKes menyatakan bahwa UUI akan menyumbang 50 artike internasional terindeks Scopus pada tahun 2015 nanti. Dikatakannya, UUI penting membuat target ini dalam rangka meningkatkan jumlah artikel dari dosen/peneliti Indonesia di tingkat internasional yang terindeks Scopus.

Hal itu dikemukakan Rektor ketika memberikan sambutan pada pembukaan Seminar dan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Inernasional. Rektor mengatakan upaya menembus jurnal internasional selama ini merupakan hal yang mustahil dilakukan oleh perguruan tinggi di Aceh. Akan UUI melihatnya dalam pandangan yang berbeda, terutama setelah menjalin kerjasama dengan Unimap, Rektor mengakui kerjasama ini paling tidak telah memungkin UUI menyumbang 11 artikel terindeks Scopus untuk tahun ini.

Oleh karena itu, pelatihan dan seminar penulisan artikel ilmiah  internasional ini dapat memotivasi para guru dan dosen di Aceh untuk mempublis artikel mereka di jurnal-jurnal internasional khususnya yang terindeks Scopus. “Mari menyumbang artikel terindeks Scopus untuk Indonesia,”ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menyatakan untuk menambah jumlah artikel terindeks Scopus, UUI akan menggelar konferensi internasional pada tahun depan. Konferensi ini digelar dengan menggandeng dua universitas luar negeri yaitu Unimap dan Athlone Institute of Technoogy (AIT).

Menimpali paparan Rektor UUI, Datuk Kamarudin Hussin menyatakan dukungannya bahwa riset menjadi bagian penting dalam satu perguruan tinggi. Unimap sebagai perguruan tinggi negeri di Malaysia tidak hanya focus pada pengajaran tetapi juga pada riset. Karena faktor riset ini dapat meningkatkan keunggulan universitas baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, menurut Vice Chancellor berpangkat Brigadir Jenderal ini investasi infrastruktur tidak hanya dibuat dalam bidang pembelajaran tetapi juga dalam bidang penelitian.

Pembukaan kegiatan pelatihan dan seminar penulisan artikel ilmiah internasional turut dimeriahi oleh penampilan tim tari Sanggar Ubudiyah Indonesia Heritage. Para penari tersebut berhasil menarik perhatian para peserta, terutama Datuk Kamarudin beserta rombongan dari Unimap. Tim ini juga dijadwalkan akan mementaskan tarian Aceh pada even Asia University President Forum ke-13 di Bangkok, Thailand.