Unimap dan UUI Gagas ACEH 2015

Sesi kedua pelatihan penulisan artikel ilmiah internasional dibahani oleh Dr Rizalaffande Dekan School of Microelektronik Unimap. Rizal antara lain memaparkan tentang keberadaan produk-produk inovasi teknologi yang telah mampu memudah manusia dalam berabagai bidang.

Ciri inovasi ini menurut Rizal mudah saja, paling tidak hasil inovasi ini adalah menambahkan manfaat pada produk yang sudah ada. Misalnya, jika selama ini helm fungsinya hanya sekedar untuk pelindung kepala, tetapi dengan adanya inovasi helm pun dapat berfungsi sebagai pemberi insyarat untuk berbelok ke kiri atau ke kanan. Ini dimungkinkan dengan adanya inovasi lampu  isyarat (lampu sen) di belakang helm. Lampu ini menurut Rizal akan lebih mudah diketahui oleh pengendara truk yang berada di belakang pengemudi sepeda motor.

Pada kesempatan ini, Rizal juga memamerkan sejumlah gambar produk inovasi yang berhasil diciptakan Unimap, diantaranya alat pemotong buah mangga, sehingga buahnya dapat langsung masuk ke dalam karung. Alat pengangkat pasien strok, tempat tidur pasien serba guna, alat pemeras santan hingga ke alat bantu balita untuk berjalan.

Dari paparan tersbut Rizal yang lulusan University of Newcastle Inggris ini menawarkan satu gagasan untuk menggairahkan inovasi teknologi di Aceh dengan program Arts, Creativity, and Engineering Exhibition (Aceh2015.  Even ini nantinya akan digelar oleh Unimap dan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) ntuk menampilkan beragam produk-produk inovasi dari perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan di Aceh untuk dikonteskan.

“Pihak Unimap siap memfasilitiasi juara kontes ACEH 2015 ke pentas internasional. Kita sudah berpengalaman memfasilitasi sekolah-sekolah di Malaysia ke ajang internasional,”kata Rizal.  Salah seorang guru SMK Teknologi Banda Aceh menyambut positif gagasan yang dikemukakan Dr Rizalaffande, dia berharap gagasan tersebut dapat ditindaklanjuti. “Selama ini kami di SMK Teknologi sudah sering mengikuti eksebisi di tingkat nasional, tetapi untuk produksi yang inovatif kami masih kurang,”tuturnya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan demonstrasi produk teknologi dan energy terbarukan yang ditampilkan oleh Tarik Hussen, salah seorang pengusaha muda dari Malaysia. Tarek mengajak para peserta menyaksikan langsung keunggulan lampu Plasma. Bola lampu sekuruan dua kali lampu senter sedang itu mampu  menghasil tingkat kecerahan yang tinggi.

“Bola lampu ini adalah satu teknologi baru. Ini hanya cocok di pakai di luar ruangan, seperti lampu jalan atau lampu di kompleks perumahan dan kampus,”kata Tarik.