Pembukaan Rakor Renstra 2014: Rektor UUI Kenang Perjuangan 10 Tahun Ubudiyah

Rektor UUI Gaet i-SYNERGY Cetak Digipreneur Aceh

Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia pada pembukaan Rapat Koordinasi Rencana Strategis (Renstra) Direktorat, Fakultas dan Program Studi di lingkungan UUI, Senin (29/12/2014) mengajak para pimpinan di universitas ini untuk mengingat kembali spirit perjuangan dalam membangun Ubudiyah selama satu decade terakhir. Kegiatan yang digelar di Ubudiyah Plennary Hall ini diikuti para direktur, dekan dan ketua program studi dari enam fakultas yang ada di UUI.

Universitas ini kata Rektor mengingatkan, dibangun dengan penuh perjuangan dan kerja keras. Setelah sempat terpuruk ketika terjadi gempa dan tsunami pada tahun 2014, Ubudiyah bangkit kembali dengan dukungan 15 mahasiswa dan tiga orang pengurus yang teridiri dari direktur, staf administrasi dan petugas kebersihan. Saat ini public dapat melihat bagaimana dari berbagai proses transformasi yang diijalankan sejak tahun 2005 dengan membangun empat ruang kelas di Tibang, kini Ubudiyah telah menjadi universitas dengan 100 orang staff, memiliki rumah sakit, memiliki jaringan kerjasama internasional yang luas dengan berbagai perguruan tinggi di Asia, Eropa maupun Timur Tengah.

Pada kesempatan itu, Rektor menuntut komitmen penuh para peserta untuk focus dalam menyusun materi renstra yang mengarah pada pencapaian Visi World Cyber University (WCCU).”Visi WCCU memang ambisius. Tujuan kita dari visi ini adalah untuk tampil sebagai universitas pemenang dalam konteks global,”kata Rektor.

Peserta Rakor Renstra juga diminta menjadikan Renstra UUI 2015-2025, empat element Balanced-Score Card sebagai acuan dalam penyusunan renstra dan program kerja. Sehingga muatan renstranya akan efektif dan tepat sasaran. Rektor juga menyampaikan tentang pentingnya memahami pernyataan strategis (Strategic Statement) UUI : I + Positive Leader (baca: I am a Positive Leader). Rektor menjelaskan pernyataan ini disusun berdasarkan acuan poin-poin penilaian QS Star.

I + LEADER merupakan pernyataan strategis UUI yang dijabarkan sebagai berikut : (1) I adalah International Reputation, UUI merupakan universitas bereputasi internasional. (2) + (plus) berarti positive, seluruh sivitas akademika UUI senantiasa berpikir dan bertindak positif. Karena pemikiran dan tindakan positif akan menghasilkan sesuatu yang positif pula. (3) Leading on ICT based facilities, UUI universitas yang bervisikan WCCU merupakan universitas yang memiliki fasilitas ICT terkemuka. (4). Engaging community, keterlibatan masyarakat dan stakeholder pihak yang melingkupi keberadaan UUI merupakan hal terpenting. Keterlibatan masyarakat ini menjadi bagian dari tanggung jawab social UUI sebagai perguruan tinggi. UUI memiliki sejumlah program social yang memberi kontribus positif terhadap masyarakat khususnya warga sekitar kampus, dan masyarakat Aceh pada umumnya. (5). Academic Reputation, UUI memiliki reputasi akademik bertaraf internasional. (6). Developing prominent human capita, UUI memiliki aspirasi tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang professional dan berprestasi; (7). Educating employability graduate, UUI memiliki aspirasi tinggi dalam rangka mencetak lulusan yang siap diterima di lapangan kerja, maupun lulusan yang siap menjadi entrepreneur; (8). Research with high impact results, kegiatan riset yang dikembangkan di UUI bukanlah riset biasa, tetapi lebih menitik-beratkan pada penelitian-penelitian yang mampu memberikan kontribusi pada pengetahuan, industry dan masyarakat.

“Saya berharap statement ini bias menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika UUI,”pinta Rektor. Pada bagian akhirnya sambutannya, Rektor meyakinkan para peserta Rakor bahwa renstra yang akan disusun nantinya adalah sebuah peta jalan yang akan membawa universitas ubudiyah Indonesia sampai ke garis finis dan tampil sebagai pemenang. “Kita harus yakin, insya Allah kita akan menang,”kata Rektor menutup sambutannya.