Pameran Internasional Pertama di ACEH didominasi Tim Asal Malaysia

Sebulan menjelang pelaksanaan pameran produk inovasi International Arts, Creativity, and Engineering Exhibition (I+ACEH) 2015,panitia dari Universitas Ubudiyah Indonesia  (UUI) membuku bukan 45 tim yang sudahmendaftar. Dari 45 timtersebut,24 diantaranya adalah peserta ari sejumlah sekolah menengah asal negeri jiran Malaysia.

Para perserta tersebut antara lain dua tim dari Sekolah Menengah Sains Tuanku Syed Putra Perlis yang terdiri dari Siti Hawa Najiha binti MD Rashid/Syukur bin Shariffdan Muhammad Syafiq/NurSajidah Binti Azizi. Sekolah Menegah Sains Tapah, Perak juga mengutus dua tim, mereka adalah Ahmad Ariff bin Aminudin/Muhammad Haziq danial Fitri dan Ahmad Sahif bin Sofni/MohdHaziq bin Alias.

Dari Sekolah Menengah SainsHulu Selangor (Semashur) tercatat sudah tiga tim yang mendaftar yaitu, Aina Athirah binti Ab Latip/ArifDanial bin MohdLotfi, Wee Jia Chen/MohdShakir Zubayrie, dan Sharifah Huda binti Syed Ibrahim/Muhammad Afif bin Abdullah. Masih dari Selangor, Sekolah Menengah SainsPuteri, Cyberjaya Selangor juga mengutus tiga tim yaitu Nurul Izzati binti Sudari/Siti Hara binti Rashid, Normaisurah binti Samsudin/Qistina Aesyah binti Ab Hafidz, Alia Liyana binti Ramli/Nurul Zahwa binti Rizal Izuddin dan Jasmine Faiqah binti Kamarul Arifin/Adinina Aisha binti Amir Hamzah.

Sekolah Menengah Sains Muzaffarsyah Malaysia mengirim kanduatim, mereka terdiri dari Muhd Amirul bin Mazlan, Muhd Hazim bin Abubakar dan Komathi A/P Uthrian. Sedangkan Sekolah Kebangsaan Sulthan Idris II hanya mengutus satu tim yang diwakili Nor Farah Atiqah binti Irwan/Nurul Izzati binti Zulkifli. Peserta lainnya adalah dari Raja Perempuan Taayah School yang mendaftarkan tiga timnya, Muna Syazriny binti Izhar/NurFatin Nabila bintiMohdNasir, Diyana Nabilah binti Mohd Sober/Noraini binti Rizuan, dan Aida Nabila binti Rahim/Atiqah Edzira binti Khidzir.

Para peserta dari negeri jiran ini ternyata tak hanya didominasi tim dari semenanjung Malaysia, pasalnya panitia juga mencatat tempat tim lainnya dari negara bagian Sabah,juga sudahmendaftar. Mereka adalah Muhd Hafizuddin bin Asli Sabah/Syisy Shaar shizuan bin Abdul Razak (SMK Beluran, Sabah), Vethcy nesca     Angela Marcos/Zarifah Maisarah binti Juubrit Faizal, Amirul Rizwan bin Abdul Hamid/Mohammad FaqrulHisham bin Borhan (SK Balaban, Sabah),dan Nor Fadhiah binti Shamrih/Boonie Lam PohChoo (SekolahMenengahSains Labuan).

Untuk peserta dalam negeri, hingga minggu kedua Februari 2015, pendaftaran masih didominasi oleh tim mahasiswa dan dosen Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dan wakil dari Indonesia timur adalah Andi Hilmi Mutawakkil dan Ahmad Sahmawi dari Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan. Akan tetapi kesempatan untuk mendaftar di even ini masih terbuka hingga 10 Maret 2015. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melaluisitus www.iplusaceh.uui.ac.id.


Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUIMarniati SE, MKes menyatakan animo peserta dari luar negeri untuk mengikuti even pameran internasional ini cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dari jumlah peserta dari Malaysia.Bahkan dalam waktu dekat tim dari Korea Selatan danThailand , Bangladesh , Philipine juga menyatakan komitmennya untuk ikut berpartisipasi di even ini.

“Kita sempat terkejut dengan ramainya tim dari Malaysia yang mendaftar. Terimakasih atas inisiatif sosialisasi I+Aceh yang digalang timUnimap. Kita berharap menjelang penutupan pendaftaran, akan lebih banyak tim dalam negeri yang mendaftar,”Untukmenunjukan creativity dan inovasi Putra putri dalam negeri tidak kalah dengan peserta luar negeri papar Rektor didampingi Wakil Rektor I Donni Sumarto ST MT, Wakil Rektor III Jurnalis ST MBA dan Ketua Panitia NurulHamdi, ST, MKom disela-sela briefing panitia, Sabtu (21/02/2015).


Rektor UUI mengajak Dinas Pendidikan Aceh ,pihak kalangan institusi pendidikan baik menengah dan perguruan tinggi di Aceh untuk ikut berparisipasi dan menyukseskan ajang pameran inovasi internasional yang pertama kali digelar di Aceh ini.   Misi penyelenggaraan pameran ini kata Rektora dalah untuk memotivasi para dosen, mahasiswa dan siswa SMA/SMK untuk memamerkan hasil riset dan inovasi mereka keajang internasional.Bahkan even ini jugamenjadi ajang sharing pengetahuan dan networking dikalangan para pelaku inovasi di Aceh dan manca negara. Selain sebagai ajang pameran, even ini jugamembuka empat kategori kompetisi yaitu, bidang Seni Daur Ulang (Recycling Arts), Inovasi dan krativitas (Innovation and creativity), Robot (Robotics) dan Teknik danTeknologi (Engineering and Technology).
Lebih lanjut, Rektor UUI juga menambahkan bahwa tiga pemenang pada pameran ini selain mendapatkan special award dan grand award dari berbagai sponsor internasional, mereka juga akan diikut-sertakan keajang yang lebih bergengsi, yaitu pameran inovasi  I-ENVEX di Unimap pada April 2015 secara gratis . Jika lolos ke I-ENVEX, timp emenang juga berpeluang untuk mengikuti pameran serupa kesejumlah negara lainnya seperti Korea Selatan, Taiwan dan Rumania.
Selain mendapat dukungan penuh dari Unimap, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) yang berbasis di Taiwan, Universitas of Iasi Rumania, Cegeogtech,GTRex,Innopa,Myris Malaysia, (International federation of inventors association (IFIA) Daffodil International University, I-ENVEX Malaysia, Kopertis Wilayah XIII Aceh danAptikomserta media serambi Indonesia.


Dengan dukungan penuh dari berbagai institusi tersebut, Rektor UUI optimis pelaksanaan pameran inovasi internasional yang pertama di Aceh nantinya dapat berjalan sukses.Pameran inovasi I+Aceh 2015 merupakan rangkaian kegiatanmenyambut Dies Natalis Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) yang pertama.  Pameran ini akan digelar bakal digelar pada 28-29 Maret 2015 di kampus UUI. Hingga kini panitia I+Aceh 2015 masih menerima pendaftaran secara online melalui website www.iplusaceh.uui.ac.id