Peserta Luar Negeri Dominasi I+ACEH 2015

Menjelang penutupan pendaftaran pameran Inovasi Internasional  International Arts, Creativity, and Engineering Exhibition (I+ACEH) 2015 pada 15  Maret nanti, jumlah peserta yang sudah mendaftar terus bertambah. Hingga minggu kedua Maret 2015 tercatat sudah 65 tim yang mendaftar. Jumlah pendaftar terbesar masih didominasi tim dari negeri jiran Malaysia. Dari 65 tim, 32 diantaranya berasal dari sekolah menengah dan universitas di Malaysia, sedangkan 33 tim lainnya adalah peserta dari Korea Selatan, Thailand, dam peserta dari local Aceh dan nasional.  

Kendati demikian, keikutsertaan tim dalam negeri khususnya Aceh juga sudah menunjukkan peningkatan. Sejumlah sekolah unggulan di Banda Aceh sudah mendaftarkan timnya ke pameran inovasi internasional perdana yang digelar di Aceh ini.

Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUIMarniati SE, MKes Rabu (11/3/2015) menyatakan animo peserta dari luar negeri untuk mengikuti even pameran internasional ini  cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dari jumlah peserta khususnya dari Malaysia. Bahkan tim dari dua sekolah asal Korea Selatan juga sudah mendaftar. 

“Kita sempat terkejut dengan ramainya tim dari Malaysia yang mendaftar, saya sangat apresiatif atas sosialisasi I+Aceh yang digalang tim Unimap di Malaysia. Kita berharap menjelang penutupan pendaftaran nanti, akan lebih banyak tim dalam negeri yang mendaftar,”papar Rektor didampingi Wakil Rektor I Donni Sumarto ST MT, Wakil Rektor III Jurnalis ST MBA dan Ketua Panitia Nurul Hamdi, ST, MKom disela-sela briefing panitia, Sabtu (21/02/2015).

Rektor UUI mengajak kalangan institusi pendidikan baik menengah dan perguruan tinggi di Aceh untuk ikut berpartisipasi menyukseskan I+ACEH 2015.   Misi penyelenggaraan pameran ini kata Rektor bertujuan untuk memotivasi para dosen, mahasiswa dan siswa SMA/SMK untuk memamerkan hasil riset dan inovasi mereka ke ajang internasional. Di samping itu,  even ini juga bisa menjadi ajang sharing pengetahuan dan networking dikalangan para pelaku inovasi di dalam negeri dengan tim asal Malaysia, Korea Selatan dan negara lainnya.

Pameran inovasi internasional I+ACEH 2015 juga menjadi ajang kompetisi yang memperlombakan empat kategori, diantaranya  Seni Daur Ulang (Recycling Arts), Inovasi dan krativitas (Innovation and creativity), Robotik (Robotics) serta  Teknik dan Teknologi (Engineering and Technology).

Lebih lanjut, Rektor UUI juga menambahkan bahwa tiga pemenang pada pameran ini  selain mendapatkan special award dan grand award dari berbagai sponsor internasional, mereka juga akan diikut-sertakan ke ajang yang lebih bergengsi seperti pameran inovasi  I-ENVEX di Unimap pada April 2015. Jika lolos ke I-ENVEX, tim pemenang juga berpeluang untuk mengikuti pameran serupa ke sejumlah negara lainnya seperti Korea Selatan, Taiwan dan Rumania. 

Selain mendapat dukungan penuh  dari Unimap, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) yang berbasis di Taiwan, Universitas of Iasi Rumania, Cegeogtech, GTRex, Innopa, Daffodil International University, Serambi Indonesia, Kopertis Wilayah XIII Aceh dan Aptikom .  

Dengan dukungan penuh dari berbagai institusi tersebut, Rektor UUI optimis pelaksanaan pameran inovasi internasional yang pertama di Aceh nantinya dapat berjalan sukses. Pameran  inovasi I+Aceh 2015 merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalis Universitas Ubudiyah  Indonesia (UUI) yang pertama.  Pameran ini akan digelar bakal digelar pada 28-29 Maret 2015 di kampus UUI. Hingga kini panitia I+Aceh 2015 masih menerima pendaftaran secara online melalui website www.iplusaceh.uui.ac.id.