34 Award Diraih Peneliti Terbaik Pada Konferensi Internasional IJCIMBI UUI 2015

Sebanyak 34 peneliti terbaik meraih award pada malam budaya dan 20 pemakalah dari Indonesia dan 14 dari peneliti luar negeri yang mendapatkan award, delapan dari Malaysia, lima dari Bangladesh, serta Polandia dan Jepang masing-masing satu award. Award tersebut antara lain berasal dari Indonesia Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), I+ACEH, Asia Invention Association, Universitas Ubudiyah Indonesia, Daffodil International University, MyRIS dan IJCIMBIRektor UUI Marniati M.Kes disela-sela penutupan konferensi International Joint Conference of Indonesia, Malaysia, Bangladesh and Ireland (IJCIMBI) Selasa (28/4) mengatakan penyerahan award itu dilangsungkan dalam acara Malam Budaya dan pementasan seni tari Aceh yang dipentaskan ole Sanggar Ubudiyah Heritage.


Kegiatan Malam Budaya dan penyerahan award itu dihadiri Tuanku Raja Muda Perlis Syed Faizuddin Putra Ibni Syed Sirajuddin Jamalullail, Kapolda Aceh Irjen Husin Hamidi, para keynote speaker dan peserta konferensi. Pemberian award itu diharapkan dapat memompa semangat para peneliti untuk terus meningkatkan kualitas hasil riset mereka di masa mendatang. Rektor juga menambahkan pelaksanaan IJCIMBI ini akan terus berlanjut setiap tahunnya. Tahun depan Malaysia akan menjadi tuan rumah. “Pada acara malam budaya semalam saya sudah menyerahkan bendera IJCIMBI kepada Datuk Kamarudin. Insya Allah tahun depan IJCIMBI akan digelar di Malaysia,”kata Rektor.


Sementara itu Datuk Kamarudin menyatakan pihaknya siap menggelar IJCIMBI pada April tahun depan dan berharap para peserta IJCIMBI tahun dapat ambil bagian pada kegiatan serupa di Unimap nantinya. Pelaksanaan konferensi yang berlangsung selama dua hari ini juga berhasil menuntaskan 10 kelas sesi parallel dalam bidang ekonomi, ilmu social dan teknologi. Pada seminar hari kedua juga menampilkan sesi keynote speaker yang dibahani oleh President Athlone Institute of Technology Prof. Dr. Ciaran O’Cathain, Guru Besar Universitas Gunardarma Prof Dr Ahmad Benny Mutiara, Rektor UUI Marniati MKes dan Ketua Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof Dr Jamaludin Idris.