Tantangan ASEAN Economic Community dan Penguatan Kerjasama Institusi Perguruan Tinggi dalam Kawasan ASEAN

Dies Natalis UUI ke-1 Raja Muda Perlis Orasi Ilmiah Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Syed Sirajuddin Jamalullail menyampaikan orasi ilmiah pada peringatan Dies Natalis ke-1 Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) yang berlangsung di AAC Dayan Dawood, Rabu (29/4) kemarin. Dalam orasinya bertema “Tantangan ASEAN Economic Community dan Penguatan Kerjasama Institusi Perguruan Tinggi dalam Kawasan ASEAN”, Raja Muda menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antarinstitusi di kawasan ASEAN. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya saing dan memberikan kontribusi terhadap negara masing-masing.


Seiring dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) maka akan berdampak pada bebasnya aliran barang, jasa dan kegiatan bisnis di kawasan ASEAN. Dan isu yang paling strategis bagi perguruan tinggi adalah terbukanya peluang bagi tenaga kerja terampil untuk bekerja di seluruh kawasan ASEAN.Menurut alumnus La Trobe University Australia ini, hal tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab UUI ke depan dengan merumuskan satu strategi yang tepat. Salah satu strategi yang tepat adalah memperkuat kerjasama antarinstitusi pendidikan tinggi di ASEAN, sehingga lulusan UUI nantinya menjadi lulusan yang memiliki standar yang dibutuhkan di era MEA. Hal senada juga diungkapkan Vice Chancellor Universiti Malaysia Perlis Birgjen. Datuk. Prof. Dr. Kamarudin Hussin. Pihak Unimap akan terus menjadi mitra strategis UUI, sehingga UUI nantinya akan menjadi universitas terkemuka tidak hanya di Indonesia tapi juga bisa go internasional. Datuk Kamarudin juga meminta Bahasa Inggris dijadikan sebagai bahasa kedua di UUI. Karena penguasaan bahasa menjadi salah satu alat kempetitif di masa depan.


Sementara itu, Rektor UUI Marniati SE MKes menegaskan pihaknya akan terus berusaha menjalan inisiatif-inisiatif strategis dalam mewujudkan visi menjadi universitas siber berkelas dunia (World Class Cyber University) dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Rektor menyatakan focus UUI ke depan adalah penguatan bidang Teknologi Informasi, penguatan riset dan komersialisasi hasil riset, serta penguasaan Bahasa Inggris bagai dosen,staff dan mahasiswa. Komitmen dalam tiga hal ini akan menjadi landasan penting bagi UUI untuk dapat bersaing di era pasar tunggal ASEAN 2015.


Peringatan Dies Natalis UUI ditandai dengan kegiatan pemotongan “bue leukat” dan dilanjutkan dengan pelantikan 8 Visiting Professor dari Unimap masing-masing dalam bidang teknologi, ekonomi dan ilmu social. Pada kesempatan itu Rektor juga melantik Prof Dr Jamaluddin Idris MEd sebagai visiting professor UUI dalam bidang pendidikan.