Rektor UUI Kenakan Kupiah Aceh ke Presiden Dongseo University

gaa

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempromosikan budaya Aceh ke luar negeri. Lazimnya melalui pementasan tarian, pameran kerajinan dan melalui wahana ekspresi kebudayaan lainnya. Bagi Rektor UUI Prof Adjunct Marniati SE MKes promosi budaya Aceh adalah bagian dari tanggung jawab social yang diembannya setiap kali mengadakan lawatan ke luar negeri. Uniknya lagi dia punya cara tersendiri, seperti yang dilakukannya baru-baru ini di Korea Selatan.

Di malam penutupan acara peluncuran Global Access Asia (GAA) di kampus Dongseo University, Busan Korea Selatan, Rektor UUI mendapat kesempatan untuk menyerahkan kenang-kenangan berupa cenderamata  kepada pihak tuan rumah demikian sebaliknya. Rektor telah menyiapkan cenderamata yang unik untuk diberikan kepada tuan rumah, yaitu Predisen Dongseo University Prof Dr Jekuk Chang, yaitu  Kupiah Aceh (Kupiah Meukutop). Kepada koleganya itu, Rektor tak sekedar menyerahkan begitu saja, tetapi juga memakaikan langsung saat penyerahan.

Prof Chang tak menyangka dirinya bakal dipakaikan kopiah tersebut ikut surprise dan merasa senang mendapatkan hadiah kopiah khas daerah Aceh yang belum pernah dikenalnya selama ini. Ketika mengenakan kopiah tersebut Prof Chang tampak sumringah seraya menanyakan nama kopiah tersebut. Sesi pemakaian kopiah ini pun sempat mengundang perhatian dan aplus dari para undangan yang hadir.

Rektor UUI Marniati SE MKEs dalam keterangannya menyatakan penyerahan kopiah Aceh ini akan menjadi salah satu misi kebudayaan yang akan terus dilakukan setiap kali menyambut tamu luar negeri, baik ketika di tanah air maupun saat berkunjung ke luar negeri. Pemilihan kupiah sebagai cenderamata, karena bentuknya yang khas dan memang mewakili salah satu khazanah budaya Aceh.  Rektor berharap melalui cara seperti ini, promosi budaya Aceh akan lebih berkesan dan mendapat sambutan tentang Aceh di kalangan mitra-mitra kerjasama UUI

Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST juga ikut mendukung upaya promosi budaya Aceh yang digalakkan Rektor UUIUUI, tandasnya, juga harus ambil bagian dalam mempromosikan budaya Aceh ke dunia luar. Penyerahan cenderamata seperti ini  pertama kali dilakukan Rektor UUI kepada President Asia Invention Association (AIA) Mr Soungmo Hong pada pembukaan International Art, Creativity and Engineering Exhibition (I+ACEH) 2015.