UUI Perbanyak Program Internasional

Kunjungan Rektor UUI Ke UKM (Universitas Kebangsaan Malaysia) Kesehatan Malaysia

Sebagai komitmen dalam mewujudkan visi World Class Cyber UniversityUniversitas Ubudiyah Indonesia mulai tahun ini akan memperbanyak program internasional, khususnya bagi mahasiswa dan dosen. Kegiatan tersebut antara lain berupa pelatihan, pertukaran pelajar dan kerjasama di bidang penelitian.

Rektor UUI Prof Adjunct Marniati SE MKes Jumat (11/9) mengatakan upaya memperbanyak program internasional ini mendapat sambutan positif dari sejumlah perguruan tinggi mitra UUI baik di Asia maupun Eropa. AGH University of Science and Technology Polandia baru-baru ini menawarkan proyek pelatihan dalam bidang keteknikan untuk lima orang mahasiswa UUI dalam tahun ini.

Selama di Polandia, mereka akan dilatih dengan menggunakan pendekatan Virtual Mobility berbasis teknologi informasi. Mereka juga akan mengadakan kunjungan  lapangan ke sejumlah industri  di Kota Krakow, Polandia. Dikatakan Rektor, kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh AGH University dan disponsori oleh Eramus+, meliputi biaya penerbangan, akomodasi dan konsumsi serta uang saku. Dalam pelatihan ini, mereka juga diminta memberikan input terhadap materi-materi pelatihan seputar isu konservasi lingkungan, transportasi, dan teknologi informasi. Adapun keempat mahasiswa yang terpilih untuk ikut ambil bagian dalam proyek pelatihan ini adalah Cut Ramadhaniati (Teknik Sipil), Heri Hakim Setiawan, Zafira Fedhila (Teknik Informatika) dan Lasma Hasanul Hamidi (Sistem Informasi). Mereka akan didampingi Armia Nasri MMSc dari unsur dosen sebagai group leader. Sebelumnya AGH juga menawarkan beasiswa Master dan Doktoral kepada dosen dan staf UUI.

Karabuk University Turki dan UUI Sepakat Jalankan Program Mevlana

Rektor UUI juga menambahkan pada Oktober mendatang, pihaknya juga akan memulai program Mevlana bekerjasama dengan Karabuk University, Turki. Melalui program ini mahasiswa UUI mendapat kesempatan untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di universitas tersebut. Program ini juga memberi kesempatan kepada dosen untuk mengikuti kegiatan akademik selama 14 hari. Sejumlah program studi yang terlibat dalam program ini melibatkan enam fakultas di UUI yaitu Fakultas EkonomiFakultas Ilmu KesehatanFakultas Ilmu KomputerFakultas TeknikFakultas Hukum dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Program pertukaran pelajar ini dijadwalkan berlangsung antara bulan November 2015 – Maret 2016. Dimana setiap program studi diwakili oleh dua mahasiswa. Seluruh biaya pelaksanaan program ini seperti transportasi, akomodasi dan uang saku ditanggung oleh Pemerintah Turki melalui Karabuk University.“Saya sudah mendapatkan konfirmasi dari  Rektor Karabuk Prof Refik. Beliau setuju untuk kerjasama dan menerima mahasiswa UUI untuk kegiatan pertukaran mahasiswa. Program ini akan berlanjut ke tahun-tahun mendatang,”papar Rektor.

Kesepakatan kerjasama antara UUI dan Karabuk University akan digelar di kampus Karabuk University pada 9 Oktober nanti.  Rektor Karabuk University Prof Dr Refik Polat secara resmi mengundang Rektor UUI Prof Adjunct Marniati MKes dan Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST untuk menghadiri seremoni pembukaan masa perkuliahan mahasiswa baru di kampus tersebut. Bertepatan dengan momen itu juga akan dilangsungkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Protokol Mevlana.

Lebih lanjut Rektor mengatakan kedua program ini sangat strategis dalam mewujudkan visi UUI menjadi World Class Cyber University (WCCU) pada tahun 2025. Melalui program internasionalsiasi ini juga akan menjadi peluang untuk meningkatkan daya saing mahasiswa, sehingga nantinya lulusan UUI akan mampu bersaing di tingkat internasional. “Kita akan terus mencari program-program internasional yang baru untuk bisa mengirimkan mahasiswa dengan dukungan universitas mitra dan sponsor dari luar negeri. Sehingga kita mampu meningkatkan daya saing UUI baik secara institusi maupun  sivitas akademika,”ujar Rektor.