UUI dan KUIPS Malaysia Jalin Kerja Sama

IG PROGRAM KUIPS - UUI

Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Prof Adjunct Marniati SE Mkes dan Rektor Kolej Universiti Islam Perlis (KUIPs) menandatangani nota kesepahaman kerja sama di bidang akademik, riset dan pertukaran budaya yang digelar di Plenary Hall, kampus UUI, Senin (7/12). Prosesi penandatangan MoU ini disaksikan oleh Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST dan Centre For Expatriat and Internatioanl Section KUIPS Irene Elena Khing.


Penandatangan kerjasama ini menjadi dasar bagi kedua institusi perguruan tinggi ini untuk mengimplementasikan berbagai peluang kerja sama. Rektor UUI dalam paparannya sebelum sesi penandatangan MoU menyatakan, KUIPs adalah perguruan tinggi luar negeri yang ke-45 yang menandatangani kerjasama dengan UUI.


Dikatakan Rektor, selama ini sudah banyak program internasional yang dikembangkan UUI dari hasil implementasi kerja sama dengan universitas mitra dari luar negeri. Karena itu, inisiatif   Rektor KUIPs untuk membangun kolaborasi perlu disambut positif.


“Antara UUI dan KUIPs punya kesamaan, karena sama-sama universitas swasta yang masih kecil, tetapi punya keinginan untuk maju dan berkembang hingga ke dunia internasional,”paparnya. Rektor juga menambahkan untuk memajukan sebuah universitas, khususnya perguruan tinggi swasta (PTS) diperlukan satu visi dan strategi yang jelas. UUI menggunakan strategi internasionalisasi sebagai salah satu model untuk mengembangkan universitas dengan meningkatkan kerjasama riset, publikasi internasional dan kegiatan kemahasiswaan.


UUI memang universitas yang baru berusia hampir genap dua tahun. Tetapi, alhamdulillah UUI sudah dikenal di Malaysia, karena sering masuk dalam pemberitaan media di Malaysia,”papar Rektor dihadapan perwakilan KUIPs dan sivitas akademika UUI.


Sementara itu, Rektor KUIPs Dr Mohd Mizan menyatakan pihaknya mendapat amanah dari Raja Muda Perlis Tuanku Syed Faizuddin Putra Jamalulail untuk belajar pada UUI. Sebagai universitas baru, pihaknya kata Mizan memerlukan banyak referensi dan contoh-contoh terbaik yang bisa diterapkan dalam pengembangan KUIPs ke depan.  Sejauh ini, pihaknya sudah bekerjasama dengan tujuh perguruan tinggi di Malaysia dan di luar Malaysia.


“Saya kira akan ada banyak hal yang dapat dibuat kolaborasi dengan UUI. Meskipun baru dua kali berjumpa dengan Pak Dedi dan Ibu Ani, saya sambutannya bagus sekali. Ini adalah satu modal untuk mengembangkan kerja sama yang positif diantara kedua organisasi.
Di samping program kerjasama akademik, baik dalam penyelenggaraan transfer kredit maupun double degree adalah hal yang memungkinkan untuk dilaksanakan. Dikatakannya, pendirian KUIPs dilandasi oleh keinginan Raja Muda Perlis untuk mengembangkan satu institusi yang dapat menghasilkan kebaikan secara terus menerus